Penggunaan Operator pada List

Selain dengan menggunakan fungsi-fungsi anggota dari list, Kita juga bisa menggunakan operator-operator aritmatika untuk melakukan modifikasi terhadap list. Operator yang digunakan dalam operasi list yaitu opeator perkalian (*) dan penjumlahan (+). Berikut ini adalah penjelasan dari penggunaan operator-operator tersebut.

 

Operasi menggunakan operator perkalian (*)

Penggunaan operator perkalian pada list berfungsi untuk melibat gandakan elemen dari suatu list sesuaia dengan jumlah pengalinya.

Contoh operasi pekalian pada list
Cuplikan layar dari 2017-02-12 19-32-33.png

Pada contoh diatas terlihat bahwa dengan perintah STTP=[“Teknik Komputer”]*3 membuat elemen dari list STTP dilipat gandakan sebanyak 3 kali.

 

Operasi menggunakan operator penjumlahan (+)

Operasi menggunakan operator penjumlahan pada list berfungsi untuk menyisipkan elemen baru pada akhir suatu list.

Contoh operasi penjumlahan pada list
Cuplikan layar dari 2017-02-12 19-37-46.png

 

Operator in untuk mengetahui keanggotaan data

Untuk mengetahui apakah suatu data termasuk dalam elemen list atau tidak, Kita dapat menggunakan opeator in. Operator ini memberikan nilai balik berupa true atau false yang menyatakan benar atau tidaknya data tersebut adalah elemen dari suatu list.

Contoh menggunakan operator in
Cuplikan layar dari 2017-02-12 19-44-59.png

Penggunaan operator in pada contoh diatas menyatakan bahwa 2,”Mr.Bull”, dan “SDN” merupakan elemen dari list sekolah, sedangkan dan “STTP” bukan merupakan elemen dari list sekolah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s