Tutorial mensimulasikan Jaringan 4 Routers dengan Cisco Pakcet Tracer

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Pada Tutorial kali ini kita akan belajar cara mensimulasikan jaringan 4 routers dengan Cisco Pakcet Tracer.

Pertama, buat dulu gambar rangkaiannya seperti dibawah ini:
1.PNG

Selanjutnya atur IP pada setiap PC:

PC1
IP Addres               : 192.168.137.2
Subnet Mask        : 255.255.255.0
Default Gateway : 192.168.137.12.PNG

 

PC2
IP Addres               : 192.168.27.2
Subnet Mask        : 255.255.255.0
Default Gateway : 192.168.27.1
3.PNG

 

PC3
IP Addres               : 192.168.70.2
Subnet Mask        : 255.255.255.0
Default Gateway : 192.168.70.1
4.PNG

 

PC4
IP Addres               : 192.168.47.2
Subnet Mask        : 255.255.255.0
Default Gateway : 192.168.47.1
5.PNG

Setelah itu kita atur IP pada routers yang terhubung ke PC sesuai dengan nomor kabel(FastEthernet).
5

Klik routers dan pilih menu configuration, Lalu pilih FastEthernet (sesuai dengan nomor kabel yang terhubung).
Selanjutnya masukan IP Address nya sesuai dengan Default Gateway PC yang langsung terhubung ke routers.
8.PNG

Pada tutorial kali ini Default Gateway PC1 yang terhubung ke routers 1 adalah:
IP Adress        : 192.168.137.1
Subnet Mask : 255.255.255.0
dan jangan lupa ON kan “Port Status” nya.
7.PNG

Cara yang sama untuk settingan Routers 2, 3 dan 4.

Routers 2:9.PNG

Routers 3:
10.PNG

Routers 4:
11.PNG

Setelah itu kita hubungkan semua routers, caranya:
1.Atur IP Address sesuai dengan kabel FastEthernet yang menghubungkan routers dengan routers12.PNG
Lalu atur lagi IP Address nya di menu Configuration:
Untuk Routers 1 yang kabel FastEthernet nya saling terhubung ke Routers 2 masukan.
IP Address      : 192.168.212.1
Subnet Mask : 255.255.255.0
13.PNG

Untuk routers 2 yang kabel Fast Ethernetnya saling terhubung ke routers 1 masukan.
IP Address      : 192.168.212.2
Subnet Mask : 255.255.255.0
14.PNG

Selanjutnya kita atur IP Address yang menghubungkan routers 2 dan 3.
Sesuaikan lagi nomor kable FastEthernet nya:
15.PNG

Untuk settingan di routers 2 (Fa 6/0), masukan.
IP Address      : 192.168.213.1
Subnet Mask : 255.255.255.0
16.PNG

Untuk settingan di routers 3 (Fa 6/0), masukan.
IP Address      : 192.168.213.2
Subnet Mask : 255.255.255.017.PNG

Selanjutnya kita atur IP Address yang menghubungkan routers 3 dan 4.
Sesuaikan lagi nomor kable FastEthernet nya:
18.PNG
Untuk settingan di routers 3 (Fa 0/0), masukan.
IP Address      : 192.168.214.1
Subnet Mask : 255.255.255.0
19.PNG

Untuk settingan di routers 4 (Fa 0/0), masukan.
IP Address      : 192.168.214.2
Subnet Mask : 255.255.255.0
20.PNG

Setelah semua IP Routers kita atur, selanjutnya kita add IP tujuan di menu static routing.

Static routing adalah metode routing yang tabel jaringannya dibuat secara manual oleh administrator jaringannya. Static routing mengharuskan admin untuk merubah route atau memasukkan command secara manual di router tiap kali terjadi perubahan jalur. Router meneruskan paket dari sebuah network ke network yang lainnya berdasarkan rute(catatan: seperti rute pada bis kota) yang ditentukan oleh administrator. Rute pada static routing tidak berubah, kecuali jika diubah secara manual oleh administrator.
sumber: http://desinilawati.blogspot.co.id/2013/10/memahami-konsep-routing-static-dan.html

Caranya, di menu static kita masukan.
Network   : adalah Network ID tujuan kita.
Next HOP : adalah IP Routers yang menghubungkannya
Lalu add.

Disini, pertama kita akan menghubungkan PC 1 dengan PC 2
Network : 192.168.137 (Network ID PC 2)
Next HOP : 192.168.212.2  (IP routers 2 yang terhubung ke routers 1)
21.PNG
Selanjutnya kita add atau hubungkan lagi dengan PC 3 dan 4.
Add PC 3:
22.PNG
Add PC 4:
23.PNG

Selanjutnya kita atur Static Routes di router ke 2:
Add Network ID PC 1 dan IP Address router 1 yang saling terhubung ke router 2
24.PNG

Selanjutnya kita add Network ID PC 3 dan 4, tapi Next Hop nya bedakan, karena router yang menghubungkan PC 3 dan PC 4 adalah router 3 yang saling terhubung dengan router 2.
25.PNG

Selanjutnya kita atur Static Routes di router 3:
Add Network ID PC 1 dan PC 2, Untuk Next Hop nya isi IP Address router yang menghubungkan PC 1 dan 2, disini router yang mengubungkannya adalah router 2 yang saling terhubung dengan router 3.
26.PNG
Selanjutnya add Network ID PC 4:
Next Hop nya isi dengan IP Address router yang menghubungkannya, disini router yang menghubungkannya adalah router ke 4 yang saling terhubung ke router 3
27.PNG

Yang terakhir add Static Routes di router 4.
Di kolom Network masukan Network ID PC 1, 2 dan 3
Di Next Hop masukan IP Address router 3 yang saling terhubung dengan router 4, karena itu adalah router yang menghubungkan ke PC 1, 2 dan 3, lalu Add.
28.PNG

 

Sekarang kita cek di ping:
29.PNG
Cek semua jaringan dengan ping di setiap PC apakah semuanya sudah terhubung.

Jika dirasa masih kurang jelas, anda bisa melihat di video ini:

Sekian tutorial kita kali ini, semoga bermanfaat, saya masih belajar, mohon dikoreksi di kolom komentar ya 🙂
Waalaikumussallam Warahmatullahi Wabarakatuh.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s